Berjalan menuju kematian, mampukah?
Assalamualaikum w.b.t. Marilah kita memuji Allah, seketika menjadi sentiasa, Subhanallah, Alhamdulillah, Lailahaillallah, Allahuakbar. Marilah kita berselawat, sesaat menjadi selamanya, Allahumma solli 'ala saidina Muhammad s.a.w. Dan marilah, kita mengingati mati. Di saat diri menyusuri lorong-lorong kematian ini, maka terciptalah "Ahlam". Di mana, ramai yang mengenali "Ahlam" itu melalui Pohon Cinta. Malah dikaitkannya dengan diri ini. Bahkan tidak, bukanlah diri ini "Ahlam". Kisah-kisah Ahlam itu banyak. Namanya yang bererti mimpi, adalah menjadi impian diri untuk amar ma'ruf nahi mungkar. Bukan apa, diri tidak pandai berkata-kata di hadapan jutaan manusia ataupun seorang cuma. Diri hanya tahu, menulis dan menulis. Dan walaupun Ahlam itu cuma mimpi, demikian di bawah ini salah satu kisah yang ingin ku ceritakan. Kisah tentang kematian. ***** Hasil karya, Umairah Hawani. Dengan izin Allah diri menulis, Detik d...